Minggu, 15 Maret 2020

SOAL + JAWABAN UJIAN SEKOLAH: AGAMA HINDU

Tingkah laku yang memberikan kepuasan pada diri sendiri disebut…


a.      Sadacara


b.      Acara


c.       Atmanastuti


d.      Smrti


e.      Sruti


2.      Bentuk dharmasastra yang bentuk penulisannya berupa uraian-uraian yang panjang atau lebih terinci disebut…


a.      Sutra


b.      Nibanda


c.       Sastra


d.      Smrti


e.      Sruti


3.      Agama hindu diberi kebebasan untuk menyampaikan Sradha dan bhaktinya kepada Tuhan dengan melibatkan aspek Yantra, Tantra, dan Mantra. Yantra yang berfungsi untuk mencapai kebebasan disebut…


a.      Yantra sri Cakra


b.      Yantra Ganapati


c.       Yantra Wisnu


d.      Yantra Mukti


e.      Yantra Smarahara


4.      Seorang Rsi yang mengajarkan tentang tata cara pembuatan pelinggih padmasana di Bali bernama…


a.      Danghyang Dwijendra


b.      Mpu Kuturan


c.       Rsi Markandya


d.      Danghyang Nirartha


e.      Mpu Sang Kulputih


5.      Usaha dan upaya pendekatan pada Tuhan berlandaskan cinta kasih dengan cara membaca, menyimak, dan mempelajari ajaran yang bersumber dari aturan keimanan dan kebajikan disebut…


a.      Sravanam


b.      Wedanam


c.       Kirtanam


d.      Smaranam


e.      Padasevanam


6.      Dalam kekawin Nitisastra disebutkan ada lima kewajiban dari orang tua, salah satunya adalah Sang Anyangaskara, yang artinya…


a.      Orang tua yang menyebabkan anak-anaknya lahir


b.      Orang tua bertanggungjawab terhadap pendidikan anaknya


c.       Orang tua berkewajiban menolong anaknya yang sengsara


d.      Orang tua berkewajiban memberikan makan dan minum terhadap anak-anaknya


e.      Orang tua berkewajiban menyucikan anak-anaknya melalui upacara sarira samkara


7.      Bangunan yang paling utama di Pura Besakih adalah adanya pelinggih Padma Tiga, yang berfungsi sebagai tempat pemujaan terhadap…


a.      Dewa Tri Murti


b.      Tri Purusa


c.       Tri Mandala


d.      Tri Loka Pala


e.      Tri Winayaka


8.      Dalam ajaran Tri Purusa dimana Tuhan dalam keadaan belum beraktivitas, digambarkan seperti kilat atau petir disebut…


a.      Parama Siwa


b.      Sadha Siwa


c.       Siwa


d.      Siwatma


e.      Brahma


9.      Dalam ajaran Dasa Yama Bratha disebutkan bahwa seseorangyang dapat menunjukkan permukaan dan perkataan yang manis disebut…


a.      Dama


b.      Arjawa


c.       Pritti


d.      Prasada


e.      Madhurya


10.  Pengekangan hawa nafsu kelamin dalam ajaran Dasa Nyama Bratha disebut…


a.      Tapa


b.      Upasthanigraha


c.       Bharata


d.      Upawasa


e.      Mona


11.  Sembilan arah mata angin dikuasai oleh Dewata Nawa Sanga dengan tempat stanaNya masing-masing. Untuk arah tengah Pulau Bali, Dewa yang berstana adalah Dewa Siwa, beliau distanakan di Pura…


a.      Pura Besakih


b.      Pura Batur


c.       Pura Pusering Jagat


d.      Pura Goa Gajah


e.      Pura Kebo Edan


12.  Menurut teori sudra dikatakan bahwa, agama Hindu masuk ke Indonesia dibawa oleh kasta sudra, mereka dating ke Indonesia dengan tujuan mengubah kehidupan karena di india mereka hanya hidup sebagai pekerja kasar dan budak. Kelemahan teori sudra adalah…


a.      Kasta sudra umumnya tidak memiliki pengetahuan


b.      Memiliki semangat petualang


c.       Penyebaran agama Hindu banyak di daerah pedalaman


d.      Tidak boleh menyebrangi lautan


e.      Kasta sudra ingin memperbaiki tarap hidup


13.  Seorang Rsi yang pertama kali dating ke Bali mengajarkan tentang tata cara melakukan pemujaan kepada Sang Hyang Widhi adalah…


a.      Dang Hyang Dwijendra


b.      Dang Hyang Asatapaka


c.       Mpu Kuturan


d.      Rsi Agastya


e.      Rsi Markendrya


14.  Alat atau symbol-simbol keagamaan yang diyakini mempunyai kekuatan spriritual untuk meningkatkan kesucian disebut…


a.      Tantra


b.      Yantra


c.       Mantra


d.      Yoga


e.      Yajna


15.  Yantra yang berfungsi untuk mengamankan lingkungan atau tempat tinggal disebut…


a.      Yantra Raja


b.      Yantra Sarvatobhadra


c.       Yantra Samrahara


d.      Yantra Sri Cakra


e.      Yantra Wisnu


16.  Mantra yang diucapkan guna mendamaikan roh-roh jahat, untuk menghancurkan dan menyengsarakan orang lain disebut…


a.      Sattwika Mantra


b.      Rajasika mantra


c.       Tamasika Mantra


d.      Kawaca Mantra


e.      Diksa Mantra


17.  Yantra yang berbentuk seperti gunung atau piramid dimana bagian dasar penumpangnya dibuat lebar/besar atau makin ke atas makin kecil disebut…


a.      Bhu Pristha Yantra


b.      Meru Pristha Yantra


c.       Meru Parastar Yantra


d.      Ruram Pristha Yantra


e.      Patala Yantra


18.  Kubur batu yang bentuknya seperti keranda atau lesung dan mempunyai tutup disebut…


a.      Menhir


b.      Dolmen


c.       Sarkofagus


d.      Yupa


e.      Prasasti


19.  Sebuah candi yang diperkirakan dibangun pada abad ke 9 masehi, oleh dinasti Sanjaya adalah …


a.      Candi Borobudur


b.      Candi Prambanan


c.       Candi Kalasan


d.      Candi Cetho


e.      Candi Asu


20.  Seseorang yang mencapai kebebasan rohani dengan tidak meninggalkan badan kasar (jasad) serta tidak membekas disebut…


a.      Adi moksa


b.      Parama moksa


c.       Salokya moksa


d.      Samipya moksa


e.      Sayujya moksa


21.  Perbuatan himsa karma yang dibenarkan dalam Slokantara 59 yaitu untuk persembahan, untuk mempertahankan diri, dan untuk disuguhkan kepada tamu yang disebut…


a.      Dharma Wigate


b.      Ahimsa


c.       Atithi Puja


d.      Walikrama Puja


e.      Dewa Puja


22.  Yang menjadi sumber hukum Hindu adalah: veda Sruti, Sila, Acara, dan Atmanastuti. Yang dimaksud dengan Acara adalah…


a.      Sabda suci yang langsung didengar oleh para Rsi


b.      Veda yang ditulis berdasarkan ingatan para Rsi


c.       Tingkah laku orang-orang yang beradab


d.      Rasa puas pada diri sendiri berdasarkan kepentingan umum


e.      Adat istiadat yang hidup dalam masyarakat yang merupakan hukum positif


23.  Menurut sifat isinya Veda Sruti dapat dibagi menjadi tiga bagian yang terdiri dari: bagian Mantra Brahmana dan Upanisad. Kitab upanisad berisikan…


a.      Himpunan mantra-mantra membahas aspek teori ke-Tuhan-an


b.      Mantra-mantra umum dalam bentuk pujaan


c.       Mantra-mantra memuat ajaran yang bersifat magis


d.      Himpunan doa-doa digunakan dalam upacara yadnya


e.      Petunjuk-petunjuk tentang cara mengucapkan mantra


24.  Kitab Ramayana dan Mahabharata tergolong kitab Itihasa yang sangat terkenal di dunia internasional. Yang menulis kitab Ramayana adalah…


a.      Bhagawan Walmiki


b.      Bhagawan Byasa


c.       Bhagawan Parasurama


d.      Bhagawan Waisampayana


e.      Bhagawan Panini


25.  Salah satu bagian dari kelompok Upaveda adalah kitab Ayur Veda. Kitab ini membahas mengenai…


a.      Ilmu pemerintahan Negara


b.      Berbagai aspek tentang ilmu seni


c.       Membahas tentang ilmu kedokteran


d.      Sejarah para dewa-dewa


e.      Kumpulan cerita-cerita kuno


26.  Para Maha Rsi pada melakukan tapa, yoga, dan Samadhi mampu melespakan segala ikatan keduniawian. Kebebasan sementara yang dicapai oleh Para Maha rsi tergolong…


a.      Sarupia


b.      Samipya


c.       Salokya


d.      Karma Mukti


e.      Purna Mukti


27.  Setiap atman yang telah mencapai Moksa mengalami keadaan yang disebut: Sat Cit Ananda, yang artinya…


a.      Kebenaran, kesadaran, dan kebahagiaan abadi


b.      Aku adalah Tuhan


c.       Atman bersumber dari Brahman


d.      Kesenangan duniawi


e.      Berada disisi Tuhan


28.  Empat jalan untuk mencapai kesejahteraan di dunia dan kebahagiaan di akhirat disebut…


a.      Catur Marga


b.      Catur Warga


c.       Catur Asrama


d.      Catur Warna


e.      Catur Purusartha


29.  Menghubungkan diri kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa dengan penyerahan diri sepenuh hati dengan tapa brata Yoga Samadhi disebut…


a.      Bhakti Marga


b.      Karma Marga


c.       Jnana Marga


d.      Raja Marga


e.      Yoga Marga


30.   Lima macam pengendalian diri tahap pertama untuk menyatukan Atman dengan Brahman adalah ajaran Panca Yama Bratha. Salah satu bagian Panca Yama Bratha adalah…


a.      Aharalagawa


b.      Apramada


c.       Sauca


d.      Akroda


e.      Ahimsa


31.  Kemarahan merupakan musuh utama dalam diri yang setiap saat akan dapat menghancurkan kehidupan kita, untuk itu kendalikan kemarahan. Di dalam Panca Nyama Bratha disebut…


a.      Sauca


b.      Guru Susrusa


c.       Akroda


d.      Aharalagawa


e.      Apramada


32.  Satyam Evam Jayate merupakan sebuah sloka yang patut direnungkan dan dilaksanakan agar tercapai tujuan akhir (moksa). Sloka tersebut artinya…


a.      Siapa jujur pasti hancur


b.      Kejujuran pada akhirnya akan menang


c.       Kejujuran merupakan perbuatan mulia


d.      Jujur merupakan ajaran yang paling penting


e.      Hanya ada satu sifat kejujuran


33.  Mengendalikan gerak gerik pikiran atau cara untuk mengendalikan tingkah pola pikiran yang cenderung liar, bias, dan lekat oleh aneka ragam obyek yang member nikmat, menurut Patanjali Yogasutra diistilahkan dengan…


a.      Mosartham Jagadhita


b.      Yogas Citta Vrtti Nirodhah


c.       Yogam Avapsyasi


d.      Kundalini Yoga


e.      Hatha Yoga


34.  Gerakan yoga dengan tidur telentang, tangan lurus di samping badan, luruskan kaki dan tumit berdekatan, tutup mata serta bernafas perlahan, lemaskan semua otot-otot. Gerakan Yoga ini disebut dengan…


a.      Padahasthasana


b.      Cakrasana


c.       Savasana


d.      Kukutasana


e.      Garbhasana


35.  Ada delapan tahapan yang kita tempuh dalam melaksanakan yoga yang disebut dengan Astangga Yoga. Tahapan terakhir dimana seorang yogi telah merasakan suatu kebahagiaan kepuasan yang sempurna, tahapan ini disebut…


a.      Pratyahara


b.      Dharana


c.       Pranayama


d.      Dhyana


e.      Samadhi


36.  Yang disebut Yadnya adalah segala perbuatan yang dilakukan dengan penuh keikhlasan dan kesadaran untuk melaksanakan persembahan kepada Tuhan serta manifestasinya.


Pernyataan ini tercantum dalam kitab…


a.      Bhagavadgitha


b.      Sarasmuscaya


c.       Yayur Weda


d.      Manawa Dharmasastra


e.      Sama Weda


37.  Seseorang yang menempuh jalan untuk menyatu kepada Tuhan melalui menekuni ilmu pengetahuan dan menyebarkan ajaran-ajaran kebenaran, dalam ajaran Catur Marga disebut dengan…


a.      Karma Marga


b.      Bhakti Marga


c.       Jnana Marga


d.      Raja Marga


e.      Kriya Marga


38.  Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang dengan pesatnya. Dengan demikian kita tak akan habis-habisnya mempelajarinya, dalam lukisan Dewi Saraswati disimbolkan dengan…


a.      Wanita cantik


b.      Burung Angsa


c.       Teratai


d.      Genitri


e.      Burung Merak


39.  Penghayatan mengenai kebesaran Tuhan oleh para Maharsi melalui spiritual kemudian penghayatannya dilukiskan dalam bentuk puisi sebagai rasa kekagumannya. Ini disebut dengan…


a.      Bhakti Marga Yoga


b.      Vibhuti Marga


c.       Prabhu Sakti


d.      Jnana Marga Yoga


e.      Atma-Niwedana


40.  Manawa Dharmasastra sebagai kitab hukum Hindu yang dihimpun secara sistematis oleh seorang Bhagawan penganut ajaran Manu dan juga seorang Sapta Rsi. Beliau bernama…


a.      Bhagawan Walmiki


b.      Bhagawan Parasara


c.       Bhagawan Pulaha


d.      Bhagawan Bhrigu


e.      Bhagawan Atri


41.  Manawa Dharmasastra sebagai kitab hukum Hindu disesuaikan dengan zamannya, Bhagawan Parasara menulis kitab Manawa Dharmasastra sesuai dengan zaman…


a.      Krta Yuga


b.      Treta Yuga


c.       Dwapara Yuga


d.      Kali Yuga


e.      Sangara Yuga


42.  Orang yang menempuh jalan menghubungkan diri kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa dengan mengamalkan ilmu pengetahuan disebut…


a.      Jnanin


b.      Bhakta


c.       Karma Yogin


d.      Sanyasin


e.      Brahmacari


43.  Sumber Hukum Hindu yang berisi buku atau tulisan yang dibuat oleh para ahli pada jaman dahulu yang isinya bersifat pembahasan atau kritik terhadap materi hukum disebut…


a.      Acara


b.      Nibanda


c.       Sila


d.      Atmanastuti


e.      Weda Sruti


44.  Periode berlakuknya hukum Hindu (Manawa Dharmasastra) dapat dibedakan menjadi 4 zaman. Manawa Dharmasastra yang berlaku pada zaman Tretayuga ditulis oleh…


a.      Manu


b.      Sankhalikita


c.       Parasara


d.      Gautama


e.      Yajnyawalkya


45.  Bagian dari kapasutra yang isinya memuat peraturan mengenai tatacara membuat tempat peribadatan disebut…


a.      Dharmasutra


b.      Grhyasutra


c.       Srautasutra


d.      Sulwasutra


e.      Manawa Dharmasastra


46.  Tugu batu yang didirikan sebagai pemujaan dan memperingati roh nenek moyang pada zaman Prasejarah disebut…


a.      Yupa


b.      Abris Sous Roche


c.       Kjokenmoddinger


d.      Menhir


e.      Batu pipisan


47.  Pemujaan terhadap benda-benda yang dianggap memiliki kekuatan gaib seperti keris, tombak, batu akik, dan patung disebut…


a.      Animism


b.      Dinamisme


c.       Serpih


d.      Abris Sous Roche


e.      Kjokenmoddinger


48.  Yang diberi julukan sebagai bapak dari lautan (Pita Segara) adalah…


a.      Rsi Markandrya


b.      Rsi Agastya


c.       Rsi kanwa


d.      Danghyang Astapaka


e.      Danghyang Dwijendra


49.  Seorang pendeta yang dating ke Bali dengan mengajarkan mendirikan Sanggah Kemulan, Taksu, Tugu, Pura Dadya, dan Pura kahyangan Tiga adalah…


a.      Danghyang Dwijendra


b.      Danghyang Asatapaka


c.       Mpu Kuturan


d.      Rsi Agastya


e.      Rsi Markandya


50.  Pada masa pemerintahan Raja Dalem Waturenggong di Bali datanglah seorang Maha Rsi dari Jawa Timur yang mengaku sebagai saudara raja yang saat ini diabadikan menjadi topeng Sidha Karya adalah…


a.      Mpu Bradah


b.      Mpu Kuturan


c.       Mpu Sidhimantra


d.      Mpu Bahula


e.      Brahmana Keling


Senin, 06 Januari 2020

ILMU PARIWISATA

BAR



SEJARAH BAR


Para ahli mengatakan bahwa kata bar berasal dari kata barrier yang berarti penghalang. Yang dimaksudkan adalah bahwa para tamu yang datang untuk membeli dan menikmati minuman dengan petugas peramu – pencampur minuman dibatasi oleh suatu penghalang yang lazim disebut bar counter, sehingga para tamu tidak bebas masuk ke tempat petugas berada. Arti counter sendiri adalah meja penghalang yang membatasi dua ruangan, yaitu ruangan dimana petugas bar bekerja dengan ruangan tempat para tamu duduk santai sambil menikmati minuman yang disuguhkan.

Istilah bar mula – mula dikenal di Amerika Utara pada abad XVI. Sekarang istilah itu menjadi popular diseluruh dunia.

PENGERTIAN BAR

Bar adalah suatu tempat yang duorganisasikan secara komersil dan dilengkapi dengan fasilitas yang memadai, terdapat baik di dalam sebuah Hotel, kadang – kadang berdiri sendiri di luar Hotel, dimana seseorang bisa mendapatkan pelayanan segala macam minuman baik yang beralkohol maupun yang tidak beralkohol kecuali minuman panas seperti kopi dan teh. Minuman yang disediakan dan dijual di bar terutama adalah minuman beralkohol. Hanya bar – bar didekat pelabuhan yang kadang – kadang juga menyediakan ice cream dan kopi. Kopi disediakan bagi orang – orang yang mabuk, baik laut maupun udara.

Bar biasanya mempunyai ruangan redup dan samar – samar, hanya menyediakan dan menjual beberapa makanan kecil atau ringan saja.

Secara singkat bar dapat dikatakan sebagai berikut : Bar adalah sebuah counter dimana minuman beralkohol disajikan : sebuah perusahaan yang menyajikan minuman beralkohol sebagai bisnis utamanya.

FUNGSI BAR

Selain sebagai fasilitas pelengkap bagi para tamu yang berkunjung, yang kadang – kadang dioperasikan bersama – sama dengan restoran, bar juga merupakan pemasok pendapatan dan keuntungan yang cukup besar bagi Hotel.

Bar didalam sebuah Hotel menyediakan, menjual, menyajikan segala macam minuman bagi para tamu, baik yang datang langsung ke Bar, restoran maupun yang pesan dari kamar di Hotel tempat mereka menginap ( Room Service ).

Bar pada umumnya buka mulai jam 10.00 pagi sampai jam 01.00 lewat tengah malam, tergantung pada fungsi maupun lokasi bar tersebut. Menurut fungsinya, bar dapat dibedakan antara Service Bar dan Public Bar.

Yang dimaksud dengan Service Bar adalah bar yang pada umumnya terletak dalam sebuah Hotel, dimana para Bartender tidak langsung berhubungan dengan para tamu, bahkan kadang – kadang tidak terlihat oleh tamu. Pesan minuman harus dilakukan lewat pramusaji. Bar ini hanya berfungsi melayani pesanan minuman lewat restoran, banquet, maupun dari kamar ( Room Service ).

Sedangkan yang dimaksud dengan Public Bar adalah bar yang terdapat dalam sebuah Hotel maupun diluar Hotel ( Berdiri Sendiri ), lokasinya terlihat oleh tamu, tamu dapat bertemu dan pesan minuman kepada bartender atau peramu minuman. Di bar ini disediakan meja dan kursi sebagaimana layaknya sebuah restoran. Para petugas bar mempunyai kesempatan untuk berkemunikasi secara langsung dan akrab dengan tamu.

Penjualan minuman di bar, terutama minuman beralkohol, baik yang disajikan straight ( langsung, tanpa campuran ) maupun yang berupa minuman campuran ( mixed drink ), cocktail, high ball dan sebagainya, sangat menguntungkan pengusaha atau pemilik bar. Kadang – kadang keuntungannya jauh lebih besar daripada keuntungan yang diperoleh dari penjualan makanan di restoran. Para tamu atau pembelipun terpenuhi kebutuhan dan keinginannya, mereka dapat melepas lelah, menghilangkan ketegangan dengan bersantai di bar, menikmati minuman kesukaan sambil menikmati alunan musik.

Di dalam dispenser bar, yaitu bar yang pada umumnya terletak di dalam sebuah restoran yang menyalurkan penjualan anggur, disamping minuman beralkohol lainnya, yang disajikan kepada para tamu selama mereka menikmati makanan, keuntungan yang diperoleh pihak pengusaha cukup besar.

Bar yang dapat dioperasikan di dalam sebuah Hotel, didalam restoran, di luar Hotel dan restoran, bahkan didalam rumah tangga sebagai Private bar. Untuk menarik pengunjung pada umumnya bar dilengkapi dengan berbagai macam hiburan, musik pengiring atau pertunjukan lainnya.

PELAYANAN BAR

Pelayanan yang tepat dan professional atas minuman beralkohol menjadi semakin penting semenjak banyak restoran memperdagangkan, menjual, menyajikan jenis minuman tersebut untuk memenuhi tuntutan kepuasan para tamu dan juga untuk meningkatkan keuntungan.

Di dalam bisnis restoran, pelayanan minuman, terutama minuman beralkohol, sangatlah menguntungkan. Banyak restoran menyajikan minuman beralkohol sebagai bahan dari kelengkapan pelayanan makan. Bahkan di beberapa tempat, penjualan minuman merupakan bagian terpenting dari bisnis tempat tersebut.

Para pramusaji, baik waiter, waitress maupun wine waiter, dituntut dapat menyajikan minuman beralkohol secara tepat dan professional, termasuk harus memiliki pengetahuan tentang aneka macam minuman campuran, cocktail, dan sebagainya, agar para pramusaji tersebut dapat memberikan saran – saran yang tepat kepada para tamu.

MACAM – MACAM BAR

Ada beberapa tempat berbeda yang berfungsi atau tujuan utamanya adalah menjual minuman beralkohol. Di Amerika Serikat, tempat yang paling lazim menjual minuman beralkohol disebut Bar. Di Inggris biasa disebut Pub, yang merupakan kependekan dari Public House. Pub dilengkapi dengan counter memanjang dimana minuman dibagikan atau disajikan kepada para tamu.

Tavern : istilah untuk sebuah Hotel kuno yang masih dipergunakan untuk sebuah perusahaan / tempat yang menyajikan minuman beralkohol, biasanya di tempat kediaman atau daerah lingkungan industri.

Night Club : sebuah tempat baik yang ada diluar maupun didalam Hotel yang diorganisasikan secara komersil, dimana disajikan minuman beralkohol dan juga makanan, makan malam dengan pelayana prima, dekorasi mewah, diiringi musik / hiburan lain yang disediakan bagi para tamu yang ingin menikmati kehidupan malam.

Poll side Bar : Bar mini yang berlokasi di area kolam renang, disediakan bagi para pengunjung kolam renang, yang menyajikan makanan kecil ( snack dan sandwich ) serta minuman ringan. Seperti soft drink, beer, teh, kopi, susu, dan juga bermacam – macam ice cream. Tidak menjual minuman berkadar alcohol tinggi.

Expresso Bar : Bar ini juga terdapat di pelabuhan – pelabuhan udara dan laut, yang menjual berbagai macam minuman. Di sini justru yang ditekankan adalah penjualan kopi dan ice cream.

Restoran dan bar : Biasanya terdapat di kota – kota besar, bentuk dan situasinya seperti sebuah restoran, peralatannya lebih lengkap dan mewah. Ada piano dan bas gitar untuk mengiringi tamu yang tengah makan dan minum. Persediaan minumannya lengkap, terutama wine dan champagne.

American Bar : Bentuknya sedikit lebih kecil daripada restoran dan bar. Segala macam minuman tersedia, biasanya banyak dikunjungi oleh orang – orang asing atau para turis yang sedang melakukan perjalanan keliling dunia. Di dalam bar ini ada tempat untuk berdansa, dancing stage.

Main Bar : Bar utama dengan tempat tersendiri, biasanya ruangannya tertutup, dilayani oleh petugas bar sendiri ( bar waiter dan bar waitress ) atau kadang – kadang oleh bartender. Petugas dapat berdialog secara langsung dan akrab dengan para tamu, bar seperti ini merupakan tempat informasi atau sales information secara langsung. Tamu dapat menikmati minuman secara rileks karena tempat dan penerangannya sengaja dibuat redup, romantis, sambil menikmati musik.

Cocktail Lounge : Kadang – kadang disebut juga Lounge Bar. Pada umumnya tempatnya luas memanjang. Lingkungannya lebih nyaman daripada bar biasa. Tamu – tamu dilayani petugas bar, seperti bar waiter, bar waitress dan kadang – kadang bartender sendiri. Segala sesuatunya hampir sama dengan mini bar.

Portable Bar : Bar ini sangat praktis karena dapat dipindah – pindah terutama untuk garden party, room cocktail party, barbeque, out side catering, maupun cocktail party untuk acara state banquet ( jamuan makan resmi kenegaraan ), dilayani oleh satu atau dua orang bartender yang dibantu oleh waiter room service untuk menghidangkan minuman.

Home bar atau Private bar : Bar yang terdapat dirumah orang – orang kaya. Minumannya pada umumnya disiapkan, dibuat oleh tuan rumah atau oleh tamu sendiri. Biasanya minuman yang tersedia tidak selengkap di bar.

Tempat – tempat tersebut merupakan pusat penjualan ataupun penyediaan berbagai minuman beralkohol.

PENGATURAN TATA RUANG BAR

Lokasi sebuah bar harus strategis, dengan ruangan yang cukup untuk menampung beberapa set meja dan kursi yang comfortable, dilengkapi dengan dekorasi yang bagus.serta sejuknya AC sentral. Bar biasanya memiliki penerangan yang remang – remang, dengan musik pengiring, video atau kadang – kadang juga karaoke untuk menambah romantisnya suasana.

Di bagian depan, sepanjang counter terdapat kursi – kursi tinggi yang dapat berputar untuk santai, tempat duduk bagi para tamu yang menghendaki berkomunikasi langsung dengan bartender.

Di belakang counter terdapat gang tempat bartender bekerja. Didalamnya terdapat pula bar well ( sumuran ) tempat menyimpan minuman dan berbagai keperluan lain, seperti sirup dan jeruk nipis, serta yang lainnya. Juga terdapat wash basin kecil tempat mencuci alat – alat kotor, termasuk gelas.

Perlu diingat juga bahwa ruangan tempat bartender bekerja di belakang counter harus representative, maksudnya cukup luas, cukup untuk simpang siur dua orang bartender yang tengah sibuk bekerja tanpa harus bertabrakan.

Bagian depan jangan terlalu rendah agar bartender dapat dengan mudah menjangkau es batu, mixing glass atau alat – alat yang lain.

Di belakang bartender pada arah tembok dipasang rak yang berisi aneka minuman botol. Semua jenis minuman liqueur dan liquor dari berbagai jenis dan merk dagang disusun dengan rapi dan disebelahnya terdapat rak tempat menyimpan gelas – gelas bersih beraneka ragam, semuanya berfungsi sebagai pajangan atau display, disamping juga untuk melayani tamu.

Cooler machine terletak di area bartender, digunakan untuk menyimpan minuman yang perlu didinginkan. Refrigerator cukup untuk menyimpan beberapa Janis white wine, champagne, beer dan macam – macam soft drink sebagai cadangan apabila ada pesanan tamu. Fasilitas lain yang tersedia adalah Electon ( sejenis keyboard yang berirama macam – macam ) yang digunakan untuk memberikan hiburan bagi para tamu. Alat ini ditempatkan didalam atau luar depan pintu bar.

ALAT – ALAT UNTUK BAR

Disamping membutuhkan bermacam – macam gelas, bartender juga membutuhkan banyak perlengkapan lain demi kelancaran kerjanya. Sebagian alat bersifat permanen, sebagian lain harus dapat dipindah – pindahkan.

Penyediaan bar equipment, supplies, dan lay out harus sesuai dengan kebutuhan dan aturan penggunaannya, Jika suatu alat digunakan untuk sebagai macam keperluan tidaklah pada tempatnya. Selain mutu, penampilannya pun menjadi kurang baik, disamping tidak efektif. Dekorasi dari peralatan tersebut memang diperlukan untuk menghias dan menambah semaraknya penampilan, walau tetap tidak boleh berlebihan.

Berikut ini adalah beberapa bar untensils dan kegunaannya :

1. Shaker set

Alat untuk mengocok minuman campuran yang terdiri dari tiga bagian, yaitu bagian atas atau kepala sebagai penutup, bagian leher sebagai penyaring, dan bagian badan shaker sebagai pengocok.

2. Long bar spoon

Sendok panjang untuk men – stir atau mengaduk minuman campuran, yang kadang – kadang juga digunakan sebagai alat untuk menakar.

3. Cocktail strainer

Alat penyaring es supaya tidak terbawa ke dalam gelas sewaktu minuman / cocktail dituangkan kedalam gelas.

4. Electric blender

Alat pengocok minuman yang dijalankan dengan listrik.

5. Cork screw

Alat untuk membuka tutup botol yang terbuat dari gabus, misalnya botol anggur. Alat ini ada beberapa macam tipe.

6. Cutting board

Alat untuk memotong buah – buahan, orange, lemon, dan sebagainya. Ada yang terbuat dari kayu dan ada pula yang terbuat dari plastik.

7. Can opener

Alat untuk membuka kaleng. Misalnya : kaleng juice, cream, milk dan sebagainya.

8. Bottle opener

Alat untuk membuka tutup botol minuman yang terbuat dari kaleng, seperti bir, coca cola, soda, fanta, sprite, dan sebagainya.

9. Bar knife

Pisau untuk memotong orange, lemon, maupun buah – buahan lainnya untuk garnish / penghias minuman.

10. Brandy heater

Alat untuk memanaskan gelas brandy atau gelas irish coffee.

11. Ice tong's ( jepitan es batu )

Jepitan untuk mengambil ice cube ( es batu kecil – kecil ) dengan cara menjepitnya.

12. Ice scoop ( serok es batu )

Alat untuk mengambil ice cube dalam jumlah yang banyak.

13. Jingger cup

Alat pengukur atau sebagai takaran dalam membuat minuman campuran terbuat dari logam maupun gelas dengan ukuran volume 1 ounce dan 1 ½ ounce.

14. Mixing glass

Gelas besar yang digunakan untuk membuat minuman campuran tanpa juice, syrup, atau cream ( cukup diaduk saja ).

15. Orange squeezer

Alat ini digunakan untuk memeras lemon, lime, orange, dan sebagainya.

16. Funnel ( corong )

Digunakan untuk memindahkan bahan cair ke tempat lain agar tidak tumpah.

17. Ice picker

Alat pemecah es untuk membuat crack ice.

18. Ice hammer ( palu es )

Alat pemecah bongkahan es.

19. Brush

Sikat untuk mencuci gelas panjang dan botol.

20. Ice shaver

Untuk menghancurkan es batu agar bentuknya menjadi kecil – kecil teratur.

21. Champagne buck ( wine cooler )

Semacam ember logam kecil dengan telinga di kanan – kiri untuk mendinginkan champage dan anggur / white wine yang dipasang didekat meja tamu.

22. Wine cooler stand

Tempat menaruh champagne buck / wine cooler.

23. Ice bucket

Semacam ember logam, dengan ukuran sedikit lebih kecil daripada champagne buck, sebagai tempat es batu, umumnya bagian bawahnya dilengkapi dengan saringan.

24. A patent cork screw puller

Alat pembuka botol yang tutupnya dari gabus, dipasang secara permanen.

25. Egg beater

Pengocok telur.

26. Glass ware

Glass ware adalah alat – alat bar yang terbuat dari bahan gelas. Glass ware

terdiri dari :

Steam glass ( Gelas – gelas berkaki )

a. Liqueur : untuk menyajikan liqueurs / cordial.

b. Straight whisky glass : untuk menyajikan whisky tanpa campuran.

c. Pousse café glass : untuk menyajikan pousse café

d. Sherry glass : untuk menyajikan sherry.

e. Cocktail glass : untuk menyajikan cocktail.

f. Champagne glass : untuk menyajikan champagne.

g. Sour glass : untuk menyajikan whisky sour.

h. Goblet glass : untuk menyajikan air es

i. White wine glass : untuk menyajikan anggur putih.

j. Red wine glass : untuk menyajikan anggur merah

k. Brandy snifer / Brandy inhaler / Brandy balloon : untuk menyajikan brandy dan cognag.

l. Fizz glass : untuk menyajikan gin fizz

m. Parfait glass : untuk menyajikan es krim dengan potongan buah – buahan.

n. Pilsner glass : untuk menyajikan bir.

o. Beer goblet glass : untuk menyajikan bir.

p. Martini glass : untuk menyajikan martini

Tumbler glass ( gelas tak berkaki )

a. Old fashioned glass : untuk menyajikan aneka minuman on the rocks.

b. Highball glass : untuk menyajikan bermacam – macam minuman highballs.

c. Tall Collins glass : untuk menyajikan tom Collins.

d. Zombie glass : untuk menyajikan zombie.

e. Juice glass : untuk menyajikan juice.

f. Beer mug : untuk menyajikan bir.

g. Egg nog glass : untuk menyajikan egg nog

h. Carafe : untuk menyajikan house wine ( anggur eceran )

i. Punch bowl and cup : untuk menyajikan fruit punch.

j. All purpose glass : gelas multiguna

k. Line glass : untuk menyajikan whisky.

27. Bar supplies

Perlengkapan lain yang menunjang operasional bar adalah bar supplies. Bar supplies sangat penting untuk membuat minuman campuran ( mixed drink )

Bar supplies terdiri dari :

Groceries and perishable items, yang terdiri dari :

• Granulated sugar

• Sugar cube

• Cinnamon

• Paprika powder

• Salt

• Worcertershire sauce

• Nutmeg

• Tabasco sauce

• Fresh fruit

• Maraschino cherries

• Small cocktail olives

• Small cocktail onions

• Mint leaves

• Fresh eggs

• Milk & cream, and fresh lime

Sundries. Bar supplies yang termasuk golongan sundries :

• Straws / flexible straw : sedotan yang dapat dilipat ujungnya, biasanya digunakan untuk long drink.

• Muddler : Alat pengaduk yang terbuat dari bahan plastik dan berinisial hotel atau bar yang bersangkutan.

• Coaster / glass underliner : Tatakan gelas yang berinisial atau bergambar hotel atau bar tersebut, semacam bentuk promosi.Terbuat dari bahan kertas atau plastik.

• Tootpicks ( tusuk gigi ) : Selain berfungsi sebagai pembersih gigi, juga dapat digunakan sebagai cocktail pick / tusuk penghias cocktail

• Cocktail pick : Tusuk penghias cocktail ( olive, cherry, slice lemon, dan sebagainya ).

• Cocktail paper napkin : tissue kecil.

• Bar towels : serbet gelas, dsb.

• Nutmeg grater : Parut pala.

• Beverages list : Daftar minuman.

• Wine list : Daftar anggur.

• Candles : Lilin.

• Flashlight : Baterai.

• Matches : Korek api.

• Bar mop & bucket.

• City map : Peta kota lengkap dengan keterangannya.

Equipment dan supplies tersebut minimal harus tersedia demi mutu dan kelancaran penyajian minuman campuran.

28. Peralatan lain yang fungsinya sebagai pelengkap adalah :

• Astray : asbak

• Vas bunga

• Alat pel

• Sikat lantai

• Sapu

• Keranjang sampah dan perlengkapan lainnya.

• Televisi

• Daily news paper

• A clock : jam dinding

• Kalender

• Maches

PESONALIA BAR

SUSUNAN PERSONALIA BAR

Susunan personalia atau organization chart sebuah bar ditiap-tiap hotel maupun bar diluar tidak pasti sama. Yang satu dengan yang lain bisa berbeda dan sangat banyak pula variasinya. Hal ini sangat tergantung pada besar – kecilnya ruang operation, kesibukan atau banyak sedikitnya tamu / pengunjung, kelas dari hotel dimana bar tersebut berada, maupun seni daripada pimpinan bar.

Sebagai contoh, bar yang besar dan sibuk, susunan personalianya adalah sebagai berikut :

Bar Manager


Asistant Bar Manager


Head Bartender


Bar Captain / Supervisor


Bartender


Bar Boy


Sedangkan bar – bar yang tidak terlalu besar biasanya memiliki susunan personalia adalah sebagai berikut :

Bar Manager


Bar Supervisor


Bartender Bar Waiter / Waitress


Masing – masing orang yang menduduki posisi tertentu didalam organisasi personalia bar mempunyai tugas, tanggung jawab dan wewenang tertentu. Di bawah ini akan dibahas satu per satu.

BAR SUPERVISOR

Bar Manager mempunyai tugas dan tanggung jawab sebagai berikut :

a. Sebelum bar buka :

• Memeriksa daftar hadir bawahannya.

• Memeriksa hasil penjualan / sales report.

• Memeriksa log book, barangkali ada informasi atau pesan – pesan penting.

• Memeriksa dan memberikan paraf pada daftar requisition untuk beverage, perishable, groceries, dan sebagainya.

• Mengantar beverages sales, presensi, serta daftar requisition ke F & B Office untuk dimintakan tanda tangan Food & Beverage Manager, begitu juga untuk transvered serta broken report dan sebagainya.

• Memeriksa persediaan peanuts, criping serta stok minuman. Kalau persediaan menipis maka harus segera mengajukan permintaan ke gudang ( Hal ini biasanya dibantu oleh Bartender karena dialah yang secara langsung menggunakannya untuk melayani tamu ).

• Memeriksa kebersihan serta kerapian ruangan.Begitu juga dengan kebersihan dan kerapian anak buah ( personal appearance ).

• Memeriksa persiapan-persiapan lainnya yang dipergunakan dalam operation, seperti kebersihan dan kelengkapan serta jumlah yang cukup dari aneka macam gelas, mesin pendingin, TV, lampu – lampu bar dan sebagainya.

• Memeriksa kebersihan dan kelengkapan bar dibeberapa outlet.

• Mengadakan briefing dengan seluruh staff.

• Setiap minggu mendampingi cost control mengadakan inventarisasi.

• Setiap enam bulan sekali membuat penilaian terhadap bawahannya.

• Melaporkan masalah-masalah yang terjadi kepada Food & Beverage Manager.

b. Pada saat bar beroperasi :

• Mengawasi jalannya pelayanan dan operation secara keseluruhan.

• Menyambut serta membantu mendudukkan tamu.

• Bar Manager harus dapat menciptakan minuman campuran atau cocktail jika sewaktu-waktu diperlukan oleh perusahaan.

• Bar Manager harus dapat menciptakan kerjasama yang baik dengan section atau department lain yang terkait.

• Bar Manager harus mampu memberikan motivasi serta dorongan kerja kepada anak buah dan sebagainya.

Untuk menjadi seorang Bar Manager yang baik dan sukses, ikuti saran –saran

berikut ini :

1. Tempatkan seseorang sebagai Barman kalau ia benar-benar seorang Barman

/ Bartender.

2. Dengarkan dan perhatikan saran-saran Barman bila anda ingin usaha anda sukses.

3. Bila anda sudah tidak mempercayai lagi Barman anda, sebaiknya anda tidak perlu mempertahankannya.

4. Seorang Barman yang baik harus dihargai dengan gaji yang baik.

5. Perlihatkan kepada Barman anda bahwa Anda menaruh perhatian dan menghargainya.

6. Jangan memberikan aturan yang keras atau kaku kepada Barman karena kadang-kadang ia memerlukan suatu pengecualian dari aturan itu untuk menyenangkan para tamu.

BAR CAPTAIN

Kedudukan Bar Captain adalah sebagai wakil serta mata telinga atau tangan kanan Bar Supervisor, yang menggantikan tugas dan tanggung jawab Bar Supervisor bila Bar Supervisor tidak ada ditempat ( Karena libur, cuti atau tugas yang lain ) dan membantu tugas-tugas Bar Supervisor pada umumnya, diantaranya :
1. Sebelum Bar buka
• Menyusun jadwal kerja setiap menjelang akhir bulan.
• Menugaskan Bartender ke outlet-outlet
• Memberikan briefing, pengarahan dan pelatihan, baik kepada Bartender, Bar waiter maupun Bar Boy.
• Memerintahkan kepada sub ordinat untuk mengerjakan tugas-tugas sampingan
( side duties )
• Memeriksa stok minuman, garnish, peanuts dan sebagainya.
• Memeriksa drink list, kerapian meja kursi serta persiapan-persiapan yang telah dikerjakan oleh sub ordinat.
• Menampung dan menyelesaikan masalah yang dihadapi sub ordinat
• Memotivasi serta memberikan dorongan semangat kerja kepada sub ordinat dan sebagainya.
2. Waktu bar buka
• Menyambut para tamu dengan ramah dan sopan , mengantarkan dan mencarikan tempat duduk yang sesuai.
• Menawarkan / menyarankan serta mengambil pesanan minuman dari para tamu.
• Senantiasa menjaga kelancaran service
• Dalam keadaan sibuk membantu Bartender membuat cocktail dan membantu Bar waiter menyajikan minuman untuk para tamu dan sebagainya.
3. Waktu bar tutup
• Menerima pengaduan dari sub ordinat barangkali ada hambatan atau masalah yang lain selama bar beroperasi.
• Mencatat hasil penjualan dan membuat laporan.
• Memeriksa presensi anak buah.
• Memberikan teguran kepada anak buah yang kedapatan melakukan kesalahan agar tidak terulang lagi.
• Memberikan de briefing bilamana perlu.
• Saat mau pulang, melakukan pemeriksaan apakah keadaan ruangan telah bersih dan rapi, pintu-pintu dikunci dan lain sebagainya.
BARTENDER
Tugas dan tanggung jawab seorang Bartender adalah sebagai berikut :
1. Sebelum bar buka :
• Membersihkan ruangan bar terutama pada bagian-bagian yang belum dibersihkan houseman.
• Mengelap meja, kursi, counter serta botol-botol minuman.
• Mengambil bermacam-macam minuman, groceries dan perishable dari gudang untuk menggantikan barang-barang yang sudah laku maupun untuk menambah stok pada saat menjelang kesibukan.
• Menyediakan es batu dalam jumlah yang cukup.
• Mengambil barang-barang / supplies yang persediaannya kurang dari steward, seperti mudler, coaster, olive-pick, paper napkin, straw, serta gelas-gelas.
• Menyiapkan welcome drink untuk tamu-tamu yang check in hari itu. Baik untuk tamu VIP, tamu biasa, tamu rombongan maupun tamu yang datang secara individual.
• Menyiapkan fresh lime juice untuk campuran cocktail maupun sliced lemon untuk garnish dan sebagainya.
• Menyiapkan dan mengatur alat-alat untuk operation meliputi shaker, jingger, cocktail strainer, funnel, bar knife, can opener, cork screw, bottle opener, ice spoon, ice tongs, wine basket, dan sebagainya.
• Menyiapkan condiment seperti Tabasco dan lea & perrins sauce syrup, angostura bitter, fresh eggs dan sebagainya, termsuk cherry, olive, salt & pepper ( garam dan merica ).
• Menyediakan potato chips, cassava chips, peanuts dan sebagainya.
• Menyiapkan bir, soft drink, white wine, ditempat dingin dalam jumlah yang cukup.
2. Waktu bar buka :
• Membuat cocktail pesanan tamu sesuai standard resep dan ukuran yang telah ditetapkan.
• Selalu menjaga kerapian dan kebersihan tempat kerja
• Selalu rapi dalam penampilan, sopan, ramah dan menjaga hubungan baik dengan para tamu dan sebagainya.
3. Waktu bar tutup
• Menyiapkan alat-alat ketempat semula setelah dibersihkan dan dikeringkan secara keseluruhan.
• Mengumpulkan botol-botol kosong serta menyimpannya ditempat yang telah ditentukan.
• Mengatur kembali botol-botol minuman ditempat penyimpanan.
• Merapikan dan membersihkan counter dari remah-remah makanan untuk menghindari bahaya tikus atau serangga lainnya.
• Melaporkan kepada Bar Supervisor apabila mendapatkan hambatan atau masalah waktu operation.
BAR WAITER
Tugas dan tanggung jawab Bar Waiter adalah sebagai berikut :
1. Sebelum bar buka
• Bersama-sama Bartender membersihkan dan menjaga kebersihan ruangan bar, counter, meja, kursi dan sebagainya.
• Menjaga agar udara didalam bar tetap terasa segar dan nyaman
• Bekerja sama dengan bartender mengambil macam-macam minuman dari gudang, perishable ( lemon, eggs ), barang-barang groceries seperti juices, peanut, potato & cassava chips, condiment, syrup, sugar dll.
• Mengeset meja bar dengan cocktail paper napkin yang telah dilipat dan diatur rapi dalam paper napkin stand, ashtray, drink list, tend cards dan vase of flower.
• Membantu Bartender menyiapkan gelas-gelas bersih, potato chips, peanuts dan sebagainya.
• Mengatur, merapikan letak meja dan kursi, dan sebagainya.
2. Waktu bar buka
• Menyambut tamu dengan ramah dan sopan
• Mempersilahkan tamu duduk
• Mengambil pesanan minuman
• Menyajikan minuman yang telah dibuat dan disiapkan Bartender kepada tamu dengan ramah, luwes dan sopan.
• Tampil rapi, bersih dan senantiasa menjaga hubungan yang baik dengan para tamu.
• Senantiasa mengucapkan terimakasih kepada tamu-tamu saat meninggalkan bar.
3. Waktu bar tutup
• Bersama-sama Bartender membersihkan dan merapikan serta membereskan lagi ruangan bar, letak meja kursi dan lain sebagainya.
• Mengumpulkan gelas-gelas kotor serta botol-botol kosong.
• Mematikan lampu-lampu saat mau pulang, begitu juga konsent yang tidak diperlukan lagi.
• Mematikan AC, mengunci pintu-pintu dan sebagainya.
BAR BOY
• Membantu tugas-tugas Bar Waiter, mengumpulkan botol-botol kosong dan mengeluarkannya.
• Mengeluarkan gelas-gelas kotor untuk dicuci
• Menyiapkan gelas-gelas yang bersih.
MINUMAN
PENGERTIAN MINUMAN
pada dasarnya minuman adalah segala bentuk cairan yang pada umumnya masuk tubuh kita dengan melalui mulut kecuali obat dan soup atau setiap cairan yang dapat di minum ( drink able liquid ), kecuali obat – obatan.
FUNGSI MINUMAN
Ada beberapa jenis atau manfaat minuman bagi tubuh kita, diantaranya :
1. Untuk menghilangkan rasa haus
2. Untuk merangsang nafsu makan
3. Untuk penghangat tubuh
4. Untuk menambah kalori dan energi
5. Untuk membantu pencernaan dan lain sebagainya.
Minuman panas menurut aturan resmi harus disajikan dengan cangkir dan alasnya plus sendok teh dalam keadaan belum manis. Gula disajikan secara terpisah sehingga tamu dapat membubuhkan gula pada minumannya sesuai selera masing – masing. Minuman ini biasanya diambil / disiapkan di dapur.
Minuman tidak panas menurut aturan resminya harus disajikan dengan gelas. Minuman ini pada umumnya disiapkan di bar, walau ada beberapa yang disiapkan di dapur, yakni yang disajikan dingin.
Contoh minuman yang disajikan pada suhu kamar adalah anggur merah (red wine), brandy, cognag dsb.
Minuman dingin yang disiapkan di bar, contohnya macam – macam juice, white wine, champagne, cocktail, bir, soft drink (coca cola, fanta, sprite, 7-up, soda, tonic, aqua dsb).
Minuman dingin yang disiapkan di dapur adalah macam – macam juice, milkshakes, es the, es kopi, air es dsb.
Air es umumnya disajikan dengan gelas berkaki ( stem glass ) yang disebut water goblet. Water goblet diisi sampai permukaan air es mencapai ketinggian 2 cm dari bibir gelas. Bila gelasnya berlogo maka logonya senantiasa menghadap kearah tamu. Air es disajikan dingin, kecuali atas permintaan tamu bila menghendaki air tidak terlalu dingin.
Minuman selalu disajikan dari sebelah kanan tamu karena akan mempermudah tamu untuk mengangkat gelas / cangkir dengan tangan kanan. Ingat tangan kita tidak boleh menjangkau dengan arah menyilang dihadapan tamu karena hal itu kurang sopan.
PELAYANAN DI BAR
PERAN BARTENDER
Pelayanan di bar jelas sangat ditentukan oleh Barman, baik Bartender, Bar boy, maupun Bar Waiter, tak terkecuali Bar Manager dan Asistant Bar Manager. Mereka berperan penting dalam menentukan keberhasilan pelayanan di Bar.
Banyak bar yang menyelenggarakan latihan sendiri untuk mendapatkan seorang Barman yang baik. Sesudah menjalani latihan beberapa minggu kemudian akan diangkat / dipromosikan menjadi Asisten Barman. Untuk meningkatkan keahliannya adalah dengan memberikan tanggung jawab yang lebih didasarkan atas kemampuannya. Bila sudah memungkinkan / sudah ada formasi, barulah dipromosikan sebagai Bartender / Barman.
Untuk meningkatkan penjualan minuman, terutama minuman beralkohol, peran seorang Bartender sangat penting. Bartender merupakan ujung tombak kesuksesan penjualan minuman. Banyak sedikitnya pelanggan bar yang datang, banyak sedikitnya penjualan – penjualan dan keuntungan sangat tergantung pada keluesan, keramahan, ketangkasan dan kreativitas Bartender.
Pekerjaan seorang Bartender / Barman tidak ada bedanya dengan pedagang eceran yang lain. Hanya saja karena barang yang dijual mempunyai sifat khusus, ia harus lebih berhati-hati agar dapat memuaskan pelanggan. Seorang Barman, sehabis dinas malam, pada hari berikutnya ia akan mendapat giliran dinas siang. Untuk itu ia harus mempunyai waktu istirahat yang cukup agar senantiasa dapat melakukan tugas dengan baik.
Senyum manis yang tulus seorang Bartender / Barman merupakan pendukung penjualan yang paling baik. Oleh karena itu menjaga kebersihan mulut dan gigi penting sekali sebagaimana halnya menjaga kebersihan badan. Rambut harus sering disikat dan dishampoo bersih, dipotong setiap dua minggu sekali ( tidak boleh gondrong ). Barman harus selalu memakai parfum dengan bau yang tidak terlalu merangsang. Ia tidak boleh memelihara kumis dan jenggot. Kuku jari tangan harus dipotong pendek, rapi dan bersih.
Baju seragam yang dikenakan Barman harus senantiasa bersih, bebas keringat maupun flek – flek kotoran, tidak boleh kusut atau kumal. Baju berwarna tidak boleh dipakai, kecuali kalau memang seragam dinasnya demikian. Kaos dalam harus sering diganti. Perhiasan tidak boleh dipakai selama dinas. Menjaga kesehatan kaki bagi seorang Barman / Bartender adalah penting sekali. Ia tidak akan dapat menunjukan dirinya bersih pada tamu bila kakinya capai dan sakit. Kebersihan kaos kaki pun harus senantiasa terjaga karena hanya dengan kaos kaki yang bersih seorang Barman dapat terbebas dari kelelahan dan penyakit.
Sepatu dengan tumit rendah / datar pun dapat membuat Barman / Bartender tidak cepat letih karena hilir mudik kesana kemari. Alas kaki yang terbuat dari karet juga akan dapat mengurangi ketegangan.
Syarat – syarat yang lain bagi seorang Bartender / Barman diantaranya :
• Berpenampilan rapi, necis, bersih, ramah dan sopan
• Cekatan, suka dan gembira, selalu ada kesediaan untuk melayani para tamu
• Bersikap jujur, dapat dipercaya, tidak suka minum – minum
• Lancar berbahasa asing, terutama bahasa Inggris, agar dapat berkemunikasi secara efektif dengan para tamu asing
• Berpengetahuan luas, terutama yang berkaitan dengan bidangnya
• Mampu menciptakan, membuat, memperagakan berbagai minuman campuran dengan baik.




Jumat, 22 November 2019

Geo

PENGERTIAN KOTA
Kota adalah pusat permukiman dan kegiatan penduduk yang mempunyai batas wilayah administrasi yang diatur dalam peraturan perundang-undangan serta pemukiman yang telah memperlihatkan watak dan ciri kehidupan perkotaan.
Istilah kota:
1. urban = suatu bentuk yg memiliki suasana   kehidupan dan penghinaan yg modern
2. city = pusat kota
3. town = kota kabupaten
4. township = kota kecamatan

UNSUR DAN POTENSI KOTA
A. unsur kota
- anonymity = setiap individu yg tinggal di kota tersebut merupakan bagian dri kota itu sendiri
- heterogenity = keanekaragaman
- density = kepadatan
- social intensity = cara bergaul antar satu penghuni dgn penghuni kota yg lain

B. POTENSI KOTA
1. sebagai pusat pendidikan,
2. sebagai pusat perdagangan
3. sebagai pusat perindustrian
4. sebagai pusat hiburan

CIRI - CIRI KOTA
a. ciri" fisik kota antara lain sebagai berikut:
- mudahnya sarana ekonomi
- terdapat pusat gedung pemerintahan
- biasanya kota memiliki alun"
- mempunyai tempat parkir
- sebagai sarana dan tujuan rekreasi
b. untuk masyarakat kota memiliki ciri" :
- oleh krena banyaknya urbanisasi
- hubungan sosial antarwarga bersifat patembayan
- adanya heterogenitas sosial
- sikap hidup penduduk bersifat egois dan individualistik
- norma" agama tidak begitu ketat

TAHAP" PERKEMBANGAN KOTA
- tahap eopolis = suatu tahap peralihan
- tahap polis = tahapan kota kegiatan agrarisnya msih dominan
- tahap metropolis = tahap yg mata pencahariannya sudah tergantung pada sektor industri
- tahap megalopolis = suatu wilayah kota yg terdiri dari beberapa kota metropolis
- tahap tyranopolis = kota yg kehidupan penduduknya sudah dikuasai sifat hedonisme
- tahap nekropolis = tahap akhir perkembangan kota

FUNGSI DESA
1. Sebagai sumber bahan mentah bagi kota
2. Sebagai sumber tenaga kerja bagi kita
3. Sebagai mitra pembangunan wilayah kota
4. Sebagai penyuplai kebutuhan masyarakat

1. berikut yg merupakan karakter permukiman desa.....(kerapatan bangunan rendah)
2. kota" seperti Yogyakarta,surakarta,dan bali tumbuh dan berkembang sehubungan fungsi utama sebagai....(kota pusat kebudayaan)
3. beberapa faktor pendororong terjadinya urbanisasi...(proses kemiskinan,upah buruh rendah, adat istiadat desa msih ketat)
4. berikut merupakan cici" desa swadaya,kecuali....(mata pencarahian mulai beragam)
5. kota di indonesia yg tumbuh karena dukungan kegiatan pertambangan....(pangkal pinang, timika,soroako,dan balikpapan)
6. penggunaan tanah di pinggiran kota(rural urban fringe) adalah.....(cenderung berubah)
7. pengaruh pergerakan interaksi kota bukan ditimbulkan oleh faktor... (modal asing)
8. pengaruh positif yg akan timbul jika terjadi interaksi antara kota dan desa adalah....(terbentuknya hubungan yg menggairahkan perekonomian desa)
9. berikut aspek ekonomi yg ditimbulkan oleh interaksi desa dan kota, kecuali...(perubahan orientasi ekonomi penduduk desa)
10. di sulawesi selatan desa disebut...(wanus)
11. desa yg mulai mampu menyelenggarakan urusan rumah tangganya sendiri disebut desa...(swasembada)
12. kota yg sejarah pertumbuhannya berasal dari pusat perkebunan adalah...(bandung)
13. teori polarisasi ekonomi dikemukakan oleh...(gunar myrdal)
14. kota yg berasal dari perkembangan desa yg sudah teratur....(eopolis)
15. pangkal pinang dan timika merupakan kota yg tumbuh dengan kegiatan...(pertambangan)
16. tahapan perkembangan kota yg menuju kehancuran adalah....(nekropolis)
17. tiga unsur utama pembentuk desa adalah.....(daerah,penduduk,dan tata kehidupan)