Kamis, 02 Mei 2019

INTEGRASI NASIONAL

A.   PENGERTIAN INTEGRASI

Integrasi nasional mempunyai dua pengertian dasar,  yakni integasi dan nasional. Integrasi berasal dari bahasa Latin integrate yang memberi tempat dalam suatu keseluruhan. Dalam KBBI, integrasi berarti pembauran hingga menjadi satu kesatuan yang bulat dan utuh. Kata nasional berasal dari kata nation (Inggris) yang berarti bangsa. Dalam KBBI, integrasi nasional mempunyai arti sebagai berikut :
1. Secara politis, integrasi berarti proses penyatuan berbagai kelompok budaya dan sosial  ke dalam kesatuan wilayah nasional yang membentuk suatu identitas nasional
2. Secara antropologis, integrasi berarti proses penyesuaian di antara unsur-unsur kebudayaan yang berbeda sehingga mencapai suatu keserasian fungsi dalam kehidupan masyarakat

B.   FAKTOR-FAKTOR PENUNJANG INTEGRASI NASIONAL

Faktor-faktor penunjang integrasi nasional Indonesia adalah sebagai berikut :
1. adanya faktor sejarah yang menimbulkan rasa senasib dan seperjuangan
2. adanya keinginan untuk bersatu di kalangan bangsa Indonesia sebagaimana dinyatakan dalam Sumpah Pemuda
3. adanya rasa cinta tanah air di kalangan bangsa Indonesia sebagaimana dibuktikan perjuangan merebut, menegakkan dan mengisi kemerdekaan
4. adanya rasa rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara, sebagaimana telah dibuktikan oleh banyaknya pahlawan bangsa yang gugur di medan perjuangan
5. adanya kesepakatan atau konsensus nasional dalam perwujudan Proklamasi Kemerdekaan, Pancasila dan UUD 1945, bendera Merah Putih, lagu kebangsaan Indonesia Raya, bahasa kesatuan bahasa Indonesia

C.   FAKTOR-FAKTOR PENGHAMBAT INTEGRASI NASIONAL

Dalam tulisannya mengenai heterogenitas politik suku bangsa di Indonesia, William Liddle (1970) mengidentifikasikan ada dua jenis penghalang integrasi, yaitu
1. berakar pada dimensi pembelahan horisontal yaitu perbedaan suku bangsa, ras, agama dan geografis
2. pada tingkat vertikal berupa latar belakang elite kota yang berpendidikan dan masyarakat pedesaan yang berpandangan nasional

D.   PERWUJUDAN INTEGRASI NASIONAL

Perwujudan Integrasi nasional antara lain dapat dilihat dari:
1. Pakaian
   Pakaian merupakan benda kebudayaan, termasuk di dalamnya pakaian khas Indonesia yang umum yaitu batik, kebaya, peci

2. Bahasa
    Bahasa yang digunakan sebagai perwujudan adalah bahasa Indonesia

3. Lambang-lambang dan Identitas Kebangsaan
    Lambang-lambang yang digunakan adalah Bendera.     Merah Putih, lagu Indonesia Raya, lambang negara Garuda Pancasila

4. Landasan Ideologi
     Landasan berideologi, bermoral, berbudaya, berbangsa dan bernegara hanya satu yaitu Pancasila. Kesatuan yang dibentuk atas dasar kemajemukan realiatas yang ada dirumuskan dengan semboyan Bhineka Tunggal Ika

5. Pola Pergaulan
     Pola perilaku bangsa Indonesia yang merupakan bagian dari budaya nasional antara lain :
     1. gotong royong (gugur gunung, sambat sinambat dll)
     2. musyawarah untuk mufakat
     3. sopan
     4. ramah

6. Lembaga
Arena atau forum perwujudan integrasi nasional bisa dilaksanakan melalui berbagai jalur, antara lain :
      1. Lembaga politik dan pemerintahan, seperti MPR, DPR, departemen dan parpol
      2. Lembaga perekonomian, seperti perusahaan, koperasi, perbankan
      3. Lembaga pendidikan, seperti sekolah, kursus, universitas
      4. Lembaga Kemasyarakatan, seperti desa, karang taruna, organisasi olah raga
      5. Lembaga yang bersifat temporer ( sementara), seperti festival, seminar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar